“Program P2M; Memasyarakatkan Pesantren dan Menyantrenkan Masyarakat”

Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung, Senin 28 Januari 2019, melakukan pelepasan terhadap 38 santriwan dan santriwati untuk mengikuti Program Pengabdian Masyarakat (P2M) 2018-2019. Program Pengabdian Masyarakat Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung di Kampung Ciwaru Kelurahan Pasanggrahan Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Para santri mempraktekkan apa yang mereka peroleh selama di Pesantren langsung kepada masyarakat, mulai dari pembinaan Al-Qur’an dan pendidikan agama kepada anak-anak TPQ dan TPA  di sekitar pesantren.

Dijelaskan Kepala Kepengasuhan Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung, Achmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., dalam pembekalan terhadap santri, bahwa program pengabdian masyarakat tersebut adalah untuk membina mental santri dan memberikan pembelajaran kemasyarakatan bagi para santri. “Program Pengabdian Masyarakat atau yang biasa di sebut P2M merupakan Program tahunan yang diikuti oleh santri kelas 9 SMP dan kelas 12 tingkat SMA Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung.” tandasnya 

Rencananya P2M tersebut akan dilaksanakan di Kampung Ciwaru Kelurahan Pasanggrahan Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, selama satu bulan kedepan. Dalam kegiatan P2M tersebut, santri dituntut untuk mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di pondok selama enam tahun bagi SMA dan tiga tahun bagi tingkatan SMP. Program P2M ini juga sebagai syarat akhir santri memperoleh kelulusan. “Mereka nanti akan mengaplikasikan ilmu mereka ke masyarakat, Ilmu Qur’an, ilmu agama dan terapan juga akan disampaikan secara bertahap,” ujar Fauzi menambahkan.

Sementara itu Pengasuh Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung, Kyai Khairurrazi, S.Pd.I., M.Pd., Al-Hafizh, berpesan agar para peserta P2M menjaga identitas sebagai santri. “Santri harus menjadi benteng keagamaan masyarakat, santri harus bisa siap hidup di masyarakat, dan harus siap terjun di masyarakat” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Kegiatan P2M ini diisi dengan kegiatan mengajarkan Tahsin, metode menghafal Qur’an, do’a-do’a harian dan kegiatan lainnya yang memfasilitasi santri dalam mengembangkan bakat dan mengimplementasikan hasil belajar selama di pesantren. Kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak 3 hari dalam seminggu pada pukul 15.30 – 19.00 wib di 6 TPQ/TPA yang telah ditunjuk oleh ketua panitia kegiatan program pengabdian masyarakat tahun 2019 yaitu Ust. Lukmanul Hakim, S.Pd.I. (Lukman/28/01/2019)

Author: Daqu Bandung

1 thought on ““Program P2M; Memasyarakatkan Pesantren dan Menyantrenkan Masyarakat”

Comments are closed.